Thursday, February 4, 2016

Bagi Madrasah yang Menggunakan K-13 Saat Set Kurikulum

Bagi madrasah yang telah menyelenggarakan kurikulum K-13 atau kurtilas akan sedikit mendapat kendala saat melakukan setting kurikulum sebelum mengisi Jadwal Mengajar Mingguan.

Saat memilih jenis kurikulum yang dipergunakan, yang tersedia hanyalah Kurikulum KTSP. Muncul peringatan yang kira-kira berbunyi; "Kelola Kurikulum gagal di set. Sekolah di lingkungan Kemenag hanya bisa menggunakan Kurikulum KTSP".

Tak urung kasus ini membuat pusing beberapa Opearator Madrasah dan Kepala Madrasah. Di beberapa kelas, madrasah tersebut telah menggunakan Kurikulum 2013 (K-13), namun pilihan untuk kurikulum tersebut tidak tersedia.

Kurikulum 2013 di Simpatika


Padahal tanpa men-set kurikulum, Operator Madrasah dan Kepala Sekolah tidak akan bisa mengisi Jadwal mengajar Mingguan. Akibatnya, guru di madrasah tersebut terancam tidak terisi riwayat mengajarnya untuk semester ini.

Bagi Kepala Madrasah pun berat. Karena bisa jadi akan menghambat proses pengaktifan diri dan cetak Kartu Simpatika Kepala Madrasah.

Waduh.

Lalu apa solusinya?

Solusi Bagi Madrasah Pengguna Kurikulum 2013


Simak juga: UPDATE TERBARU TERKAIT PENGGUNAAN K13 di bagian bawah artikel ini

Terkait dengan permasalahan Kurikulum K-13, madrasah dimohon untuk menunggu sebentar. Admin Simpatika Pusat bersama Ditjen Pendidikan Islam tengah mengidentifikasi nama-nama madrasah yang tahun ini telah menyelenggarakan kurtilas.

Tim Simpatika Pusat akan membuat format identifikasi nama-nama madrasah penyelenggara Kurikulum 2013, di mana format tersebut akan diedarkan ke setiap Kanwil se Indonesia. Dari daftar identifikasi tersebut, Tim Teknis akan masukkan data madrasah penyelenggara Kurikulum K-13 ke dalam sistem Simpatika.

Ribet, nggih?

Gampangnya seperti ini.

Madrasah yang merasa menggunakan kurtilas sebagai kurikulumnya hendaknya melaporkan diri ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau ke Admin Simpatika di tingkat Kabupaten/Kota.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota akan merekap nama-nama madrasah di wilayahnya yang menggunakan Kurtilas. Kemudian melaporkannya ke Kanwil Kemenag.

Oleh Kanwil Kementerian Agama, daftar tersebut akan diteruskan ke Admin Simpatika di tingkat Pusat.

Admin Simpatika Pusat akan memasukkan data madrasah penyelenggara Kurtilas tersebut ke dalam sistem. Sehingga madrasah bisa memilih (atau bahkan otomatis, kita tunggu saja) untuk menggunakan K-13 sebagai kurikulumnya.

Solusinya kok tidak gampang?

Sebenarnya gampang. Wong tinggal "Lapor dan Tunggu".

Melaprkan diri ke Penmad Kemenag Kabupaten/Kota masing-masing. Namun tidak gampang melihat proses berjenjangnya mulai dari tingkat kabupaten, Kanwil kemenag, hingga sampai ke Admin Simpatika Pusat.

Namun semoga saja, dengan kecanggihan teknologi informasi dan kehandalan Tim Teknis Simpatika, kasus terkait penggunaan Kurikulum 2013 ini tidak menjadi kendala yang berlarut-larut. Mumpun kita semua masih tengah semangat-semangatnya ber-Simpatika!

UPDATE 1 MARET 2016


Layanan Simpatika baru saja merilis fitur baru pada Admin Simpatika di tingkat Kanwil Kemenag. Nama fiturnya adalah "Daftar Kurikulum Madrasah".

Melalui fitur ini, Admin Kanwil Kemenag dapat mengelola kurikulum yang digunakan di suatu madrasah, apakah hanya menggunakan KTSP, ataukah Kurtilas (K13).

Secara default, semua madrasah diset menggunakan kurikulum KTSP. Lewat fitur tersebut Admin Kanwil Kemenag dapat mengubah kurikulum yang digunakan oleh suatu madrasah. Yang semula menggunakan KTSP dapat diubah menjadi Kurikulum 2013. Demikian juga sebaliknya.

Ini menjadi jawaban bagi madrasah-madrasah yang selama ini telah menggunakan kurikulum K13. Alurnya masih tetap seperti yang diuraikan di bagian atas artikel ini, yaitu:

  1. Madrasah cukup melaporkan diri ke Admin Simpatika di tingkat Kabupaten/Kota bahwa madrasah tersebut menggunakan K13.
  2. Oleh Admin Simpatika di tingkat Kabupaten/Kota laporan tersebut diteruskan ke Admin tingkat Kanwil Kemenag.
  3. Admin tingkat Kanwil Kemenag melakukan pengaktifan Kurikulum K13 pada madrasah yang dilaporkan.
  4. Jenis kurikulum K13 aktif. Admin Madrasah dapat menset kurikulum di madrasahnya menggunakan K13.
Tampilan menu Kurikulum pada madrasah yang telah diaktifkan K13 -nya oleh Admin Simpatika Kanwil.

Kurikulum K13 Simpatika
Tampilan pada madrasah dengan K13 yang telah diaktifkan

TULIS KOMENTAR DENGAN MENGGUNAKAN FACEBOOK
Tulis Komentar, klik di Sini

0 comments