Saturday, January 30, 2016

Tampilan Kartu Simpatika Semester 2 2015/2016 dan Sebelumnya

Bagaimana tampilan Kartu GTK atau Kartu Simpatika pada Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016? Yang pasti akan sama seperti tampilan kartu pada periode-periode sebelumnya.

Yang berbeda hanyalah warna dasar di bagian atas dan bawah sebelah muka kartu tersebut.

Ayo, tebak-tebakan, besok Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016, apa warna Kartu Simpatika? demikian tanya seorang teman saya yang menjadi pendidik sekaligus Operator Madrasah di salah satu madrasah swasta di Kabupaten Pati.

Kartu PTK, Kartu GTK, Kartu NUPTK, atau Kartu Simpatika memang memiliki masa berlaku selama satu Semester. Sebagai bukti keaktifan PTK di semester tersebut. Wajar jika kemudian, tampilan kartu ini setiap periodenya memiliki ciri khas tersendiri. Ciri khas tersebut adalah adanya warna dasar di bagian atas dan bawah bagian muka kartu yang berbeda-beda setiap semesternya.

Bentuk dan Warna Kartu NUPTK per Periode


Meskipun layanan Simpatika (dulu namanya Padamu Negeri) telah dipergunakan sejak Semester pertama tahun pelajaran 2013/2014, namun fitur cetak Kartu NUPTK (Kartu PTK atau Kartu GTK) baru muncul setahun kemudian. Yaitu pada Semester 1 Tahun Pelajaran 2014/2015.

Kartu yang dicetak secara mandiri oleh masing-masing PTK dari akun Simpatikanya masing-masing.

Kartu Simpatika Per Periode


Kartu PTK Periode Semester 1 Tahun pelajaran 2014/2015


Kartu generasi pertama ini kerap disebut sebagai kartu NUPTK. Walaupun jelas-jelas di bagian bawah kartu (bagian depan) dan bagian atas kartu (belakang) tertulis "KARTU IDENTITAS PTK".

Pada bagian atas dan bawah kartu bagian depan, terdapat kotak berwarna 'deep sky blue' atau 'biru langit'.

Penampilan Kartu NUPTK periode Semester 1 Tahun pelajaran 2014/2015 adalah sebagai berikut

Kartu NUPTK 2014/2015 Semester 1
Kartu NUPTK 2014/2015 Semester 1

Kartu PTK Periode Semester 2 Tahun pelajaran 2014/2015


Pada kartu generasi kedua ini, selain memiliki kotak warna yang berbeda, di bagian atas kartu memiliki logo dan nama kementerian yang berbeda. Bagi pendidik yang bernaung di lembaga pendidikan Kemendikbud, di bagian atasnya bertuliskan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan bagi pendidik madrasah yang bernaung di Kemenag bertuliskan Kementerian Agama. Judul kartu (di bagian bawah) pun berubah menjadi "KARTU IDENTITAS GTK".

Adapaun warna kotak pada bagian atas dan bawah kartu (muka) berubah menjadi warna 'violet' atau 'ungu'.

Penampilan Kartu NUPTK periode Semester 2 Tahun pelajaran 2014/2015 adalah sebagai berikut

Kartu NUPTK 2014/2015 Semester 2
Kartu NUPTK 2014/2015 Semester 1

Kartu PTK Periode Semester 1 Tahun pelajaran 2015/2016


Pada periode ini secara resmi layanan PTK ini berubah nama dari Padamu Negeri menjadi Simpatika dan dikelola oleh Kementerian Agama.

Bentuk kartu masih sama dengan periode sebelumnya, namun menggunakan kotak yang berwarna khas Kementerian Agama yaitu hijau. Pun gambar stempel yang menempel pada pojok foto berubah menjadi logo Kementerian Agama dari sebelumnya yang menggunakan logo Kemendikbud.

Penampilan Kartu Simpatika periode Semester 1 Tahun pelajaran 2015/2016 adalah sebagai berikut


Kartu NUPTK 2015/2016 Semester 1
Kartu NUPTK 2015/2016 Semester 1

Prediksi Kartu Simpatika Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016


Jika pada periode pertama berwarna biru langit, periode kedua ungu, dan periode ketika hijau, lagu pada periode semester 2 Tahun pelajaran 2015/2016, apa warnanya?

Artikel ini ditulis pada tanggal 30 Januari 2016. Artinya dua hari sebelum masa verval periode Semester 2 tahun ini dibuka (1 Februari 2016). Maka bentuk dan warna Kartu Simpatika tersebut belum dapat diketahui.

Namun sekedar menebak, bentuk kartu tersebut tidak berubah. Alias sama dengan periode sebelumnya. Hanya saja menggunakan warna yang berbeda.

Lalu warnanya apa?

Seumpama saya memprediksi Kartu Simpatika Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016 seperti ini bagaimana?

Kartu NUPTK 2015/2016 Semester 2
Prediksi Kartu NUPTK 2015/2016 Semester 2


Dua kotak di bagian atas dan bawah kartu berwarna coklat atau orange tua.

Namun kepastiannya, tentu kita harus menunggu beberapa hari lagi untuk dapat melihat sekaligus mencetak Kartu Simpatika Semester 2 Tahun Pelajaran 2015/2016.


Read more

Friday, January 29, 2016

Syarat dan Jenis Verval NRG di Simpatika 2016

Layanan Simpatika pada periode verval Semester Genap Tahun pelajaran 2015/2016, akan kembali membuka verval NRG. Verval NRG sendiri pernah dilakukan pada Semester Genap Tahun 2014/2015, saat Simpatika masih bernama Padamu Negeri.

Adakah perbedaan antara yang kemarin dan sekarang?

Bagaimana dengan PTK yang setahun lalu sudah berhasil melakukan verval NRG? Pun bagaimana yang tahun kemarin belum berhasil?

Apa Itu Verval NRG?


Sabar. Kita pelajari dulu apa itu NRG dan verval NRG.

NRG, singkatan dari Nomor Registrasi Guru, adalah nomor unik yang dimiliki oleh guru yang telah bersertifikat pendidik. So, semua guru yang telah memiliki sertifikat pendidik semestinya juga memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG).

Guru yang memiliki NRG maupun belum memiliki NRG tetapi telah memiliki sertifikat pendidik harus melakukan verval NRG melalui layanan Simpatika. Hukumnya fardlu ain!

Apabila terdapat pendidik yang tidak melalukan verval NRG, maka NRG yang dimiliki dianggap tidak valid.

Verval NRG, rencanya akan mulai dibuka pada tanggal 1 Februari 2016 hingga berakhirnya masa verval Simpatika periode semester ini.

Baca : Fitur dan Agenda Kegiatan Simpatika Semester 2 Tahun 2015/2016

Syarat Verval NRG


Untuk dapat ikut serta dalam verval NRG, seorang pendidik di naungan Kementerian Agama harus memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut:

  1. Telah memiliki NRG atau belum memiliki NRG tetapi telah memiliki Sertifikat Pendidik;
    Karena namanya verval NRG maka syarat utamanya adalah memiliki NRG. Jika sudah memiliki Sertifikat Pendidik tetapi tidak memiliki NRG, jangan khawatir karena tersedia fitur Pengajuan NRG Baru. Sertifikat pendidik nantinya harus discan dan diunggah file scan-nya beserta Ijazah terakhir. Besar filenya antara 200 KB hingga 1 MB (1000 KB)
  2. Telah Memiliki NUPTK
    Pendidik yang belum memiliki NUPTK dan hanya bermodalkan PegID atau malah tidak memilikinya, tidak dapat mengikuti verval NRG. Sistem akan langsung menolaknya dengan memunculkan 'notifikasi penolakan'
Kedua syarat tersebut tidak dapat ditawar. Sehingga kalau tidak memenuhi salah satunya, silakan menjadi penonton saja.

Jenis Verval NRG


Dalam layanan Simpatika terdapat berbagai jenis verval NRG. Di setiap jenis verval, tentunya akan memiliki langkah-langkah, cara, dan prosedur yang berbeda pula.

Adapun jenis Verval NRG yang disediakan oleh layanan Simpatika di tahun 2016 ini adalah:

1. Pengajuan NRG Baru


Fitur Pengajuan NRG baru ini disediakan bagi pendidik Kemenag (yang telah memenuhi syarat sebagaimana di atas), dan tergolong dalam dua jenis sebagai berikut:
  1. Memiliki Sertifikat Pendidik namun belum memiliki NRG.
  2. NRG yang diisikan (saat verval) muncul notifikasi "Tidak Ditemukan"

PTK yang melakukan Pengajuan NRG nantinya akan mencetak Surat Ajuan Nomor Registrasi Guru (NRG) Baru atau S26a. Setelah S26a diserahkan ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota, PTK akan menerima S26c1.

2. Verval NRG


Fitur Verval NRG disediakan bagi guru yang telah memiliki NRG.

Setelah verval, PTK akan mendapatkan Surat Ajuan Verval NRG (S26b2). Surat tersebut diajukan ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota dan PTK akan memperoleh S26c2.

3. Klaim NRG


Fitur Klaim NRG disediakan bagi pendidik yang saat verval (memasukkan NRG dan Nomor Peserta), muncul notifikasi bahwa NRG tersebut terekam atas nama PTK lain oleh sistem, namun belum diklaim oleh PTK yang namanya tertera tersebut.

Setelah verval, PTK akan mendapatkan Surat Ajuan Klaim NRG (S26b3). Surat tersebut diajukan ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota dan PTK akan memperoleh S26c3.

Klaim NRG


4. Sengketa NRG


Fitur Sengketa NRG disediakan bagi pendidik yang saat verval (memasukkan NRG dan Nomor Peserta), muncul notifikasi bahwa NRG tersebut telah digunakan atau telah diklaim oleh PTK lain. 

Bedakan antara Klaim NRG dan Sengketa NRG. Pada Klaim NRG, posisi NRG tercatat atas nama orang lain tetapi belum diklaim. Sedangkan pada Sengketa NRG, posisi NRG telah digunakan atau diklaim oleh PTK lain.


Setelah verval, PTK akan mendapatkan Surat Ajuan Penyelesaian Sengketa NRG (S26b4). Surat tersebut diajukan ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota dan PTK akan memperoleh S26c4.

Sengketa NRG


5. Perbaikan Data NRG


Fitur Perbaikan Data NRG ditujukan bagi guru yang saat melakukan verval NRG, muncul peringatan jika Nomor Peserta yang diisikan tidak sesuai. Padahal yang diisikan telah sesuai dengan Sertifikat Pendidik yang dipunyai.

Setelah verval PTK akan mencetak Surat Ajuan Perbaikan Data NRG (S26b5). Surat ini diajukan ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota dan PTK akan memperoleh S26c5.

Perbaikan Data NRG


Cara Verval NRG


Setelah mengetahu apa itu NRG, Verval NRG, Syarat Verval NRG, dan Jenis-jenis Verval NRG, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara melakukan verval NRG?

Karena artikel "Syarat dan Jenis Verval NRG di Simpatika 2016" ini ditulis sebelum fitur verval NRG diluncurkan, maka terkait cara melaukan verval belum bisa disampaikan secara mendetail.

Namun secara garis besar, prosedur, tahapan, dan cara melakukan verval NRG di tahun ini hampir sama dengan Verval NRG di periode sebelumnya, yaitu Verval NRG tahun 2015 silam.

Sebagai obat penasaran, simak dua video berikut ini:

Cara Melakukan Verval NRG dan Pengajuan NRG Baru



Cara Klaim, Sengketa, dan Perubahan Data NRG




Baca : Syarat dan Cara Mendapatkan NPK (Nomor Pendidik Kemenag)
Read more

Wednesday, January 27, 2016

Sinkronisasi Simpatika dan Emis

Sinkronisasi antara Simpatika dan Emis?

Saya yakin tidak ada PTK yang menolak jika diberlakukan sinkronisasi antara Simpatika dan Emis. Karena dengan sinkronisasi antar keduanya, akan semakin mempermudah dan memperingan kerja Operator Madrasah, Kepala Madrasah, hingga PTK.

Sinkronisasi adalah penyerentakan atau penyejajaran. Dengan sinkronisasi, berbagai data yang sama antara layanan Simpatika dan Emis dapat diinput di salah satu layanan saja. Dan hasilnya, dapat dipergunakan oleh kedua layanan tersebut.

Semenjak semester gasal 2015/2016, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama resmi menggunakan dua layanan pendataan data online terkait dengan data pendidik dan siswa di setiap madrasah. Kedua layanan tersebut adalah Emis dan Simpatika.

Emis atau Education Management Information System, lebih dahulu hadir sebagai pusat pendataan pendidikan yang digunakan untuk menunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan terkait program pendidikan islam.

Sementara Simpatika (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama) adalah reinkarnasi dari Padamu Negeri yang kalah 'berperang' dengan Dapodik di Kementerian Pendidikan. Sejak 17 Agustus 2015 dikembangkan untuk mengakomodir beragam program kerja yang terkait dengan kepentingan Pendidik dan Tenaga Kependidikan di lingkungan Kemenag.

Sinkronisasi Simpatika dan Emis


Sinkronisasi Simpatika Emis


Sebagai layanan pendataan online terkait madrasah, baik antara Simpatika maupun Emis, memiliki beberapa fitur yang nyaris sama. Sebagai contoh adalah data tentang siswa dan pendidik.

Terkait data siswa, Emis memiliki data siswa yang terbilang komplit yang tidak sekedar memuat nama siswa dan kelas namun juga hingga data NIK, orang tua, keadaan ekonomi, hingga bantuan yang telah diterima. Data siswa di Emis memiliki fungsi fital bagi madrasah karena menjadi dasar alokasi pemberian BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan berbagai bantuan terhadap siswa seperti pemberian BSM (Bantuan Siswa Miskin).

Simpatika pun memuat data siswa, meskipun tidak sekomplit data siswa di Emis. Data siswa di Simpatika lebih berfungsi sekedar sebagai dasar penghitungan rasio guru di madrasah.

Terkait data pendidik, Simpatika memiliki rekam data pendidik yang sangat lengkap dan teruji validitasnya. Karena segala bentuk perubahan data terkait pendidik tercatat dan melalui proses verifikasi dan validasi yang berjenjang. Data ini memiliki peran penting dalam penyusunan kebijakan terkait PTK seperti sertifikasi, inpassing, pemberian Tunjangan Profesi, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, hingga Penilaian Kinerja dan Uji Kompetensi Guru.

Baca juga : Fitur dan Agenda Kegiatan Simpatika Semester 2 Tahun 2015/2016

Emis pun memiliki data tentang pendidik meski tidak sedetail data dalam Simpatika.

Dengan jenis data yang nyaris sama, bukankah akan lebih memudahkan dan meringankan kerja Operator Madrasah saat kedua layanan tersebut disinkronkan?

Tentu!

Sebagai gambaran kasar, seumpama disinkronkan, Simpatika mengambil data siswa secara langsung dari data Emis. Sehingga operator madrasah cukup melakukan entri data siswa di Emis, tanpa perlu mengisi di Simpatika, namun baik di Emis maupun Simpatika memunculkan data siswa yang sama.

Sangat meringankan kerja operator, tentunya.

Sebaliknya, Emis tidak perlu melakukan entri data PTK, cukup mengambil data PTK yang dipunyai oleh Simpatika.

Mengerjakan Emis semakin mudah, mengerjakan Simpatika pun semakin ringan.

Bisakah Disinkronisasi?


Dari segi sistem sangat memungkinkan.

Melakukan sinkronisasi antara sistem Emis dan Simpatika bukan perkara sulit. Semudah membalik telapak tangan. Apalagi dengan berjibunnya programer-programer handal di Indonesia.

Kalau mudah kenapa tidak dilaksanakan?

Mudah dari segi sistem dan programer, belum tentu mudah dari sisi kebijakan dan birokrasi. Kendala utama proses sinkronisasi adalah kemauan dan kesedian masing-masing pemangku kebijakan.

Hal ini pula yang setahun silam membuat Padamu Negeri harus hengkang dari Kementerian Pendidikan. Bukan soal sistem mana yang mudah, yang murah, yang valid, dan yang bermanfaat, tapi soal kemauan pemangku kebijakan. Alih-alih untuk mencari yang terbaik atau bersinergi, keduanya malah menggelar 'perang terbuka' yang akhirnya membuat salah satunya harus terdepak.

Bolehkah operator madrasah memimpikan sinkronisasi antara Simpatika dan Emis?

Bermimpi boleh, namun jangan lupa untuk bangun untuk menyadari bahwa masing-masing pemangku kebijakan masih belum bersedia meringankan kerja operator.
Read more

Tuesday, January 26, 2016

Cara Pengajuan Mutasi Madrasah/Sekolah PTK di Simpatika

Bagaimana cara dan prosedur pengajuan mutasi madrasah atau sekolah induk oleh PTK di Simpatika?

Dalam dunia pendidikan, mutasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan antar madrasah dan antar sekolah adalah wajar. Bisa jadi seorang PTK harus mutasi dari satu sekolah dalam satu naungan (sesama Kementerian Agama) maupun lintas naungan. Pun bisa terjadi mutasi antar Kabupaten dan Kota.

Simpatika sebagai layanan online Pendidik dan Tenaga Kependidikan telah mengakomodir proses mutasi. Terdapat prosedur, alur, dan tata cara yang harus ditempuh oleh PTK yang ingin melakukan mutasi.

Dalam layanan simpatika dikenal empat macam jenis mutasi, yaitu:

  1. Mutasi antar madrasah (sesama naungan Kemenag) dalam satu Kabupaten/Kota
  2. Mutasi antar madrasah (sesama naungan Kemenag) yang berbeda Kabupaten/Kota
  3. Mutasi lintas naungan dari madrasah (naungan Kemenag) ke sekolah naungan Kemendikbud
  4. Mutasi lintas naungan dari sekolah naungan Kemendikbud ke madrasah naungan Kemenag

Prosedur dan Cara Mutasi PTK


Dari empat jenis mutasi di layanan Simpatika tersebut memiliki alur dan proses yang berbeda. Meskipun berbeda namun langkah awal (pengajuan hingga tercetaknya Surat Pengajuan Mutasi) adalah sama. Baru setelah tercetak surat pengajuan, PTK akan mengalami prosedur dan proses yang berbeda sesuai dnegan jenis mutasi yang dilakukannya.

Untuk melakukan mutasi baik dalam satu naungan (sesama Kemenag) maupun lintas naungan, langkah awal yang harus dilakukan PTK adalah mencetak Surat Pengajuan Mutasi atau yang dikenal sebagai Form SM01.

Video Tutorial Cara Pengajuan Mutasi PTK


Adapun langkah atau cara untuk melakukan pengajuan mutasi PTK dari satu sekolah induk ke sekolah induk lainnya adalah sebagaimana dalam video tutorial berikut ini.


Langkah-langkahnya adalah:

  1. Login ke layanan Simpatika, bagi PTK yang bersekolah induk di naungan Kementerian Agama. Bagi yang bernaung di Kemendikbud? Login ke akun Padamu Negeri.
    >> Cara login baca : Cara Login dan Logout di Layanan Simpatika
  2. Pada dasbor layanan, pilih jenis Layanan Simpatika PTK
  3. Setelah masuk ke dasbor PTK, pilih menu Mutasi (terletak di bagian kiri)
  4. Klik Cetak Surat Ajuan
  5. Cara Pengajuan Mutasi Sekolah Induk
  6. Muncul kotak 'Pengajuan Mutasi Instansi Induk', pilih nama Provinsi dan Kota/Kabupaten tempat sekolah/madrasah tujuan berada pada kolom yang tersedia. Lalu klik Benar & Lanjut
  7. Ketikan kata kunci terkait nama madrasah atau sekolah tujuan. Bisa nama madrasah, ataupun NPSN.
  8. Akan dimunculkan daftar nama sekolah/madrasah yang terkait degan kata kunci yang telah dimasukkan. Pilih nama madrasah/sekolah tujuan.
  9. Klik Benar & Lanjut
  10. Klik Cetak Surat Ajuan untuk mencetak Surat Pengajuan Mutasi
  11. Muncul Surat Pengajuan Mutasi dalam bentuk Form SM01. 
  12. Kecuali jika jenis mutasi yang dilakukan adalah dari sekolah naungan Kemendikbud ke madrasah naungan Kemenag, maka yang muncul langsung Form SM02.

Baca juga: Fitur dan Agenda Kegiatan Simpatika Semester 2 Tahun 2015/2016

SM01 atau SM02 (bagi mutasi lintas naungan dari sekolah naungan Kemendikbud ke madrasah naungan Kemenag) dilampiri dengan berkas-berkas sesuai yang tercantum dalam form tersebut.


SM01 atau SM02 harus diserahkan sesuai dengan prosedur lanjutan di bawah ini.

Prosedur Lanjutan Pengajuan Mutasi PTK


Setelah mencetak SM01 atau SM02 (bagi mutasi lintas naungan dari sekolah naungan Kemendikbud ke madrasah naungan Kemenag), PTK yang melakukan mutasi, menyerahkan form tersebut sesuai dengan jenis mutasi yang dilakukan.

Prosedurnya adalah sebagai berikut:

Mutasi antar madrasah (sesama naungan Kemenag) dalam satu Kabupaten/Kota


  1. Serahkan SM01 (beserta lampiran yang dibutuhkan) ke admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota
  2. Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota akan mengeluarkan SM03
  3. SM03 dibawa oleh PTK dan diserahkan ke Kepala Madrasah di madrasah tujuan
  4. Kepala Madrasah atau Admin Madrasah di madrasah tujuan (melalui akun madrasah) melakukan persetujuan mutasi.

Mutasi antar madrasah (sesama naungan Kemenag) yang berbeda Kabupaten/Kota


  1. Serahkan SM01 (beserta lampiran yang dibutuhkan) ke admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota asal
  2. Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota asal akan mengeluarkan SM02
  3. SM02 dibawa oleh PTK dan diserahkan ke admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota tujuan
  4. Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota tujuan mengeluarkan SM03
  5. SM03 dibawa oleh PTK dan diserahkan ke Kepala Madrasah di madrasah tujuan
  6. Kepala Madrasah di madrasah tujuan (melalui akun madrasah) melakukan persetujuan mutasi.

Mutasi lintas naungan dari madrasah (naungan Kemenag) ke sekolah naungan Kemendikbud


  1. Serahkan SM01 (beserta lampiran yang dibutuhkan) ke admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota
  2. Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota tujuan mengeluarkan SM03
  3. SM03 dibawa oleh PTK dan diserahkan ke Kepala Sekolah di sekolah tujuan

Mutasi lintas naungan dari sekolah naungan Kemendikbud ke madrasah naungan Kemenag


  1. Saat proses pengajuan mutasi, PTK langsung dapat mencetak SM02
  2. Serahkan SM02 (beserta lampiran yang dibutuhkan) ke admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota tujuan
  3. Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota tujuan mengeluarkan SM03
  4. SM03 dibawa oleh PTK dan diserahkan ke Kepala Madrasah di madrasah tujuan
  5. Kepala Madrasah di madrasah tujuan (melalui akun madrasah) melakukan persetujuan mutasi.

Demikian prosedur dan cara melakukan berbagai jenis mutasi sekolah/madrasah induk PTK dalam layanan Simpatika.

Simak tips dan tutorial lainnya di DAFTAR ISI BLOG
Read more

Monday, January 25, 2016

Kumpulan Video Tutorial Simpatika Terbaru

Tutorial Simpatika banyak kita dapati di internet. Bahkan layanan Simpatika pun memiliki situs bantuan resmi yang beralamat di http://bantuan.siap-online.com/produk/simpatika-kemenag.

Namun tidak jarang, kita membutuhkan sebuah tutorial dalam bentuk video. Tutorial dalam bentuk video memberikan contoh pengelolaan akun Simpatika secara lebih lengkap, tahap per tahap. Langkah-langkah dalam video tutorial tersebut dapat kita ikuti sembari mengerjakan langsung layanan Simpatika.

Sambil menonton tayangan youtube, kita tinggal mengklik tombol play dan pause sembari mengerjakan akun Simpatika.

Baca jugaDaftar Tutorial Simpatika di blog ini.

Enak, dong.

Tentu lebih real (nyata) dan mudah karena dengan menonton video tutorial kita dapat melakukan verval layaknya didampingi dan diajari oleh tutor ahli.

Untuk itulah, kerap kali kita pun menjumpai berbagai video tutorial terkait layanan Simpatika. Video-video ini dibuat dan diupload oleh para 'master' Simpatika di layanan berbagi video youtube.

Blog Simpatika Pati turut serta membuat berbagai video tutorial simpatika. Video-video tersebut diunggah ke layanan youtube dengan menggunakan nama admin, MegaAlmoon. Dan untuk memudahkan pencarian, telah disusun dalam satu playlist (kumpulan video yang dikumpulkan secara berurutan) dengan judul NUPTK Simpatika Padamu.

Playlist Video Tutorial Simpatika


Untuk menonton video-video dalam playlist tersebut dapat mengunjungi alamat admin sebagai tersebut di atas. dapat juga dengan menontonnya melalui tampilan di bawah ini.




Dalam playlist tersebut sedikitnya terdapat 16 video tutorial Simpatika. Video-video tersebut diantaranya adalah berjudul dan membahas tentang:


  1. Cara Mengisi Riwayat Inpassing di Simpatika
  2. Cara Pengisian Pengakuan Riwayat Mengajar JJM Guru PAI Simpatika Padamu
  3. Cara Merubah Password Simpatika Agar Mudah Diingat
  4. Mengatasi “Perubahan Data Tidak Diijinkan” Karena Sekolah Sedang DiVerval Simpatika
  5. Cara Merubah Format Tanggal Excel Emis ke Simpatika
  6. Cara Reset Password PTK yang Lupa Oleh Admin Kepala Madrasah
  7. Cara Mendaftar UKG Online Via Simpatika 2015
  8. Cara Mendaftar Registrasi PTK Baru Verval PTK Level 1 di Simpatika
  9. Yang Harus Dikerjakan Tahun Ini Di Simpatika oleh PTK, Operator, dan Kamad
  10. Prosedur dan Cara Mengajukan Akun Madrasah Baru di Simpatika
  11. Cara Cetak Kartu Digital PTK Proses Keaktifan di Simpatika 2015 2016
  12. Tutorial Cara Login dan Logout di Simpatika Kemenag
  13. Cara Melihat Jadwal Semester Tahun Ajaran sebelumnya di Simpatika NUPTK
  14. Cara Memasukkan Siswa ke Kelas di Simpatika NUPTK
  15. Cara Mengaktifkan Kembali Admin Sekolah di Simpatika Padamu
  16. Cara Mengaktifkan Kembali Data Siswa di Simpatika Padamu TP 2015 2016

Masih kurang?

Jangan khawatir karena admin akan berusaha untuk meng-update dan menambah koleksi video tutorial tersebut. Sehingga kedepannya, daftar video tutorial Simpatika tersebut akan semakin panjang dan lengkap.

Termasuk jika rekan-rekan PTK memiliki request video yang hendak ditutorialkan, silakan tinggalkan komentar di bagian bawah artikel ini.


Read more

Sunday, January 24, 2016

Cara Reset Password PTK yang Lupa

Cara reset password PTK di layanan Simpatika. Jika PTK lupa password, tentu tidak bisa login ke akun Simpatika Individunya.

Lalu apa yang harus dilakukan?

Jika PTK tersebut sebelumnya telah menambahkan email alternatif (dapat login dengan menggunakan email, semisal "namaemail@gmail.com"), reset password dapat dilakukan secara mandiri. Cukup dengan beberapa kali klik, akan bisa merubah password melalui link yang diberikan melalui email.

Kalau belum menambahkan email alternatif?

PTK yang belum menambahkan email alternatif alias loginnya masih menggunakan PegID dan NUPTK, jika lupa password hendaknya melapor ke Kepala Madrasah atau Admin Madrasah. Oleh mereka, password tersebut akan direset dengan menggunakan akun madrasah.

Tapi bagaimana cara dan langkah-langkah Kepala Madrasah atau Operator Madrasah dalam mereset password PTK yang lupa tersebut? Ikuti pembahasan berikut ini.

Cara Reset Password PTK yang Lupa oleh Kepala Madrasah


Dalam layanan Simpatika, Kepala Madrasah otomatis memiliki hak dan kewenangan sebagai Operator Madrasah. Sehingga Kepala madrasah dan Operator Madrasah dapat mengelola Akun Madrasah di layanan Simpatika. Salah satu fungsi Akun Madrasah ini adalah untuk mengelola akun-akun PTK di madrasah tersebut. Termasuk dalam mereset password akun PTK.

Prosedur dan cara mereset password PTK yang lupa, bisa disimak melalui video tutorial simpatika berikut ini.




Jika masih bingung, silakan simak langkah-langkah di bawah ini

  1. Kepala Madrasah atau Operator Madrasah, login ke layanan Simpatika.
    Cara login, baca : Cara Login dan Logout di Layanan Simpatika
  2. Setelah muncul "Dasbor Layanan", pilih layanan "Sekolah".
  3. Pilih (klik) menu secara berurutan : Pendidik & Tenaga Kependidikan >> Direktori PTK >> Daftar Pendidik dan Tenaga Kependidikan.
  4. Pada halaman Daftar Pendidik dan Tenaga Kependidikan, muncul daftar semua PTK di madrasah tersebut. Pilih PTK yang akan direset passwordnya. Pada bagian baling kanan klik tanda segitiga terbalik.
  5. Muncul pilihan menu. Pilih (klik) Atur Ulang Password
  6. Muncul Surat Pemberitahuan Reset Password. Di dalam surat tersebut terdapat user ID PTK (PegId atau NUPTK), nama PTK, dan password baru.
  7. Cetak Surat Pemberitahuan Reset Password tersebut dan serahkan kepada PTK yang lupa password tadi. Password yang tertulis di dalam surat dapat langsung digunakan untuk login.

Jagalah Password


Jagalah password Anda sebaik-baiknya. Jaga jangan sampai lupa, karena kalau lupa tentunya tidak bisa login dan harus meminta bantuan untuk direset kembali. Reset kok terus-menerus.

Selain itu, jaga pula kerahasiaan password Anda. Jangan biarkan orang lain mengetahui password Simpatika Anda. Ini untuk menghindari penyalahgunaan akun oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Anda tidak mau kan kalau tiba-tiba ada orang lain yang login ke akun Anda kemudian melakukan ajuan pengunduran diri?

Passwordnya Sulit Diingat


Password yang diberikan oleh sistem biasanya terdiri atas beberapa karakter berupa kombinasi angka dan huruf. Terkadang PTK kesuulitan untuk mengingatnya.

Kalau sulit diingat jadinya cepat lupa, dong.

Jangan khawatir, password tersebut dapat diubah menjadi password yang mudah diingat. Caranya bagaimana?

Caranya gampang. Namun karena artikel ini hanya membahas tentang cara merest password PTK yang lupa, maka cara merubah password agar mudah diingat dan tidak mudah lupa, akan dibahas di lain kesempatan saja.
Read more

Saturday, January 23, 2016

Fitur dan Agenda Kegiatan Simpatika Semester 2 Tahun 2015/2016

Layanan Simpatika kembali berbenah. Semenjak resmi dipergunakan oleh Kementerian Agama dan berubah nama dari Padamu Negeri menjadi Simpatika pada semester pertama Tahun pelajaran 2015/2016. Pada semester kedua tahun pelajaran ini, sederet fitur baru dan agenda kegiatan telah dipersiapkan.

Penambahan fitur-fitur baru dan rencana agenda kegiatan pada semester kedua tahun pelajaran 2015/2016 ini untuk mengakomodir pendataan online sesuai dengan kebutuhan di lingkungan Kementerian Agama.

Dari laman resmi Simpatika di facebook menyebutkan bahwa pendataan online melalui layanan Simpatika di semster kedua (semester genap) tahun pelajaran 2015/2016 akan dimulai pada 1 Februari 2016. Masa verval ini terus berlangsung hingga 30 Juni 2016.

Selain melayani pendataan online PTK seperti tahun sebelumnya, akan ada beberapa fitur (program) baru yang akan dilaksanakan.



Fitur dan Program Baru Simpatika


Apa saja fitur dan program baru Simpatika tersebut?

Masih menurut laman facebook resmi Simpatika, beberapa program baru yang dipersiapkan dan akan di-launching mulai 1 Februari 2016 antara lain:


1. Cetak SKMT dan SKBK Online


SKMT atau Surat Keterangan Melaksanakan Tugas Guru adalah surat yang menerangkan tugas dan jumlah jam mengajar seorang. SKMT dibuat oleh Kepala Madrasah dengan diketahui oleh Pengawas. SKMT menjadi persyaratan berbagai program Kementerian Agama seperti pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dll.

SKBK atau Surat Keterangan Beban Kerja adalah surat yang menerangkan seorang guru, secara kumulatif telah memenuhi beban kerja kumulatif minimal. SKBK pun dibuat oleh Kepala Madrasah.

Sebelumnya, SKMT dan SKBK dibuat secara manual oleh Kepala Sekolah.

Pada semester kedua ini, SKMT dan SKBK akan dicetak secara langsung melalui layanan Simpatika. Pengisiannya disinkronisasi dengan Jadwal Mengajar Mingguan yang telah dijalankan dalam layanan Simpatika sejak setahun lalu.

Dengan integrasi pencetakan SKMT dan SKBK dengan Jadwal Mengajar Mingguan di layanan Simpatika, selain dapat mempermudah pembuatan, pun diharapkan dapat meningkatkan validitas data SKMT dan SKBK.

2. VerVal NRG lanjutan


Pada layanan Padamu Negeri semester genap 2014/2015 telah dilaksanakan Verval NRG. Namun hasilnya masih menyisakan beberapa NRG (Nomor Registrasi Guru) yang belum terverval. Dimungkinkan juga masih ada PTK yang belum memiliki NRG.

Padahal untuk mengeluarkan NRG berada di bawah kewenangan Pusbangprodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, termasuk NRG bagi guru di lembaga yang bernaung pada Kementerian Agama.

Layanan Simpatika dan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama telah melakukan kerjasama antar kementerian untuk melakukan verval NRG.

3. VerVal Inpassing

Salah satu program baru Simpatika di semester kedua Tahun Pelajaran 2015/2016 adalah Verval Inpassing. Verval ini ditujukan untuk melakukan verifikasi dan validasi SK Inpassing yang telah beredar di kalangan pendidik Kementerian Agama. Untuk menjamin keaslian SK-SK tersebut.

Terkait Verval Inpassing, sila baca :



4. Registrasi UKG periode 2016


Pada semester silam, telah dilaksanakan registrasi UKG. Namun karena minim dan mepetnya sosialisasi, tidak sedikit yang tertinggal dan belum mendaftarkan diri.

Padahal, menurut rencana, semua guru di naungan Kementerian Agama akan mengikuti UKG secara bertahap. Pendaftaran hingga jadwal pelaksanaan UKG memanfaatkan sistem layanan Simpatika.

5. Seleksi Sertifikasi Guru periode 2016


Pemetaan dan seleksi calon peserta sertifikasi telah beberapa kali memanfaatkan layanan Simpatika. Karena itu, pada periode tahun 2016, kembali Kementerian agama akan melaksanakan seleksi program Sertifikasi Guru.

6. Penerbitan NPK (Nomor Pendidik Kemenag)


NPK atau Nomor Pendidik Kemenag adalah salah satu hal terbaru di Kementerian Agama. Nomor ini akan diberikan kepada semua pendidik di Kementerian Agama yang memenuhi persyaratan. NPK juga menjadi semacam NUPTK khusus Kementerian Agama.

Selengkapnya mengenai NPK, sila baca: Syarat dan Cara Mendapatkan NPK (Nomor Pendidik Kemenag)

7. Pemetaan Kebutuhan Guru


Kebutuhan guru Madrasah di berbagai daerah di Indonesia berbeda-beda. Bahkan dimungkinkan terjadi perbedaan yang siginifikan. Terutama antara pulau Jawa yang kelebihan guru dan luar pulau Jawa yang masih kekurangan guru.

Dengan pemetaan kebutuhan guru akan diketahui daerah-daerah mana (hingga tingkat madrasah) yang kelebihan dan kekurangan guru.

Fitur Lama Simpatika


Selain beberapa program terbaru tersebut, Simpatika tetap melakukan pendataan online dengan berbagai program yang sementara ini telah berjalan. Seperti pendaftaran guru baru, mutasi dan non aktif, serta perubahan biodata pendidik. Penyusunan jadwal mengajar mingguan dan pendataan siswa.

Itulah sederetan fitur dan agenda kegiatan Simpatika di Tahun pelajaran 2015/2016 Semester Genap.
Read more

Syarat dan Cara Verval Inpassing PTK di Simpatika

Cara verval inpassing PTK di Simpatika banyak ditanyakan oleh para pendidik. Tentunya yang telah memiliki SK Inpassing. Padahal fitur verval inpassing ini belum diaktifkan hingga awal Februari nanti.

Ya, tunggu setelah Februari 2016.

Namun untuk memenuhi keingintahuan para pendidik Kemenag, tidak ada salahnya kita pelajari dulu syarat dan cara melakukan verval Inpassing.

Syarat Melakukan Verval Inpassing


Untuk dapat mengikuti verval Inpassing PTK harus memenuhi 4 syarat. Syarat-syarat tersebut adalah:

1. Memiliki Akun Simpatika


Karena verval Inpassing dilaksanakan pada layanan Simpatika, maka yang tidak memiliki akun Simpatika, tentunya tidak dapat mengikuti verval.

2. Memiliki SK Inpassing


Verval Inpassing merupakan verifikasi dan validasi SK Inpassing yang beredar di tangan pendidik di lembaga naungan Kemenag. Apakah SK tersebut asli atau SK 'jadi-jadian'. Kalau tidak memiliki SK Inpassing, terus apa yang harus di verifikasi dan validasi?

Jadi yang belum memiliki SK Inpassing,  silakan nonton saja dulu.

3. Sudah Update Portofolio Riwayat Inpassing


UPDATE 3 FEBRUARI 2016
  • Menu Verval Inpassing hanya sempat aktif pada tanggal 1 Februari 2016 (pagi) dan 3 Februari (pagi). Setelah itu, hingga saat ini masih belum aktif. Dimungkinkan ada perbaikan 'bug' yang terjadi.
  • Pada saat menu Verval Inpassing aktif, penulis sempat mencoba, menu EDIT RIWAYAT INPASSING DIMATIKAN dan PTK diarahkan untuk LANGSUNG MELAKUKAN VERVAL

Sebelum melakukan verval Inpassing, pastikan data tentang Inpassing sudah tercatat secara permanen di portofolio Simpatika, bagian Riwayat Inpassing.

Jika ragu, apakah data sudah tercatat permanen, atau malah sudah tercatat tetapi belum permanen, silakan lihat perbedaannya berikut ini.


  • Tampilan Portofolio Simpatika dengan Riwayat Inpassing yang belum tercatat.


Belum mengisi riwayat Inpassing
Belum mengisi riwayat Inpassing

Jika tampilan Riwayat Inpassing pada portofolio Simpatika seperti itu, berarti belum mengisi riwayat Inpassing. Sebelum melanjukan ke verval Inpassing silakan terlebih dahulu mengisi portofolio riwayat Impassing.

Cara mengisi riwayat Inpassing baca artikel berikut : Cara Mengisi Riwayat Inpassing di Layanan Simpatika

  • Tampilan Portofolio Simpatika dengan Riwayat Inpassing yang sudah tercatat tapi belum permanen


Riwayat Inpassing belum permanen
Riwayat Inpassing belum permanen
Jika tampilan seperti gambar di atas, riwayat sudah tertulis lengkap namun di bagian atas terdapat kotak notifikasi kuning bertuliskan "Cetak Ulang Surat Pengajuan" atau "Jadikan Permanen", berati riwayat sudah tercatat tetapi belum permanen.

Untuk bisa permanen bagaimana?

Sebelum melakukan verval Inpassing, cetak dulu S12 kemudian setorkan S12 tersebut ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota. Setekah disetujui, nantinya akan dikeluarkan Surat Persetujuan Perubahan Data (S13). Setelah memperoleh itu, riwayat baru tercatat secara permanen di sistem Simpatika.

Dan PTK pun dapat melanjukkan ke proses verval Inpassing

  • Tampilan Portofolio Simpatika dengan Riwayat Inpassing yang sudah tercatat permanen


Riwayat Inpassing tercatat permanen
Riwayat Inpassing tercatat permanen

Ini tampilan yang oke. Dalam artian, riwayat Inpassing sudah tercatat secara permanen di sistem layanan Simpatika.

Jika tampilannya sudah seperti itu, silakan langsung lanjut ke tahapan verval Inpassing.

4. Scan SK Inpassing


Silakan scan SK Inpassing yang dipunyai. Karena dalam verval nanti dibutuhkan upload (unggah) hasil scan SK Inpassing.

Setelah keempat syarat tersebut di atas terpenuhi, silakan lakukan verval Inpassing.

Cara Melakukan Verval Inpassing


Karena fitur verval Inpassing belum diaktifkan hingga tulisan ini diterbitkan, penulis hanya bisa menyampaikan tata cara dan urutan verval tersebut berdasarkan panduan resmi dari situs Simpatika. Gambar-gambar ilustrasipun kami ambilkan dari situs tersebut.

Video Tutorial Verval Inpassing

Coming son aja, deh. Sambil menunggu fiturnya aktif.

Tutorial Cara Verval Inpassing


Untuk memulai, berikut yang harus dilakukan oleh PTK.

  1. Login pada situs simpatika dengan menggunakan Akun Individu PTK.
    Jika masih bingung dengan cara login, baca : Cara Login dan Logout di Layanan Simpatika
    Catatan : Jangan lupa pilih menu PTK pada Dasbor Layanan Simpatika.
  2. Setelah muncul dasbor PTK, pilih menu Verval Inpassing (terletak di sebelah kiri bagian bawah).
  3. Klik menu Formulir yang terletak di bagian tengah halaman.
    Langkah 1 s.d 2 lihat gambar berikut ini.
  4. Cara Verval Inpassing 01
  5. Muncul jendela "Formulir Ajuan Verval Inpassing". Isi dan lengkapi data-data sebagai berikut:
    1. Tanggal mulai tugas (sesuai SK)
    2. Nomor SK Inpassing (sesuai SK)
    3. Golongan (sesuai SK)
    4. Upload hasil scan SK Inpassing (klik tombol "Pilih File" untuk mulai mengunggah hasil scan).
  6. Jika sudah terisi semua dengan benar, klik "Simpan & Cetak Surat Ajuan"
    Langkah 4 dan 5 lihat gambar berikut:
  7. Cara Verval Inpassing 02
  8. Muncul formulir "Surat Ajuan Verval Inpassing" atau form S31a. Cetak kemudian bubuhi tandatangan PTK dan Kepala Madrasah (stempel basah).
  9. Form S31a Verval Inpassing
    Form S31a Verval Inpassing
  10. Bawa S31a ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota dengan dilampiri foto copy SK Inpassing dan SK Inpassing asli (untuk ditunjukkan kepada Admin Kabupaten/Kota).
  11. Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota akan memproses (verifikasi dan validasi) ajuan tersebut. Jika disetujui, akan diterbitkan "Surat Tanda Bukti Penerimaan Ajuan Verval Inpassing" atau S31b.
Form S31b Verval Inpassing
Form S31b Verval Inpassing

Verval Inpassing sendiri dilaksanakan oleh Admin Simpatika di tingkat Kanwil Kemenag dan Dirjen Pendis Kementerian Agama. Di tingkat tersebut, ajuan beserta scan SK Inpassing PTK akan dicocokkan dengan database yang dimiliki oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Jika hasilnya dokumen SK Inpassing PTK tersebut asli dan disetujui maka data Inpassing akan diterbitkan.

Untuk itu, setelah melakukan verval, PTK harus tetap memantau status verval di akun PTK masing-masing.

Gambar berikut adalah status verval Inpassing yang telah disetujui oleh Admin Simpatika di tingkat Kabupaten/Kota.

Status verval Inpassing


Gambar berikut ini adalah status verval Inpassing yang telah disetujui oleh Admin Simpatika di tingkat Kanwil Kemenag dan telah valid.

Status verval Inpassing


Demikian syarat, proses, dan cara melakukan verval Inpassing bagi guru Non Swasta di lingkungan Kementerian Agama.

Read more

Friday, January 22, 2016

Syarat dan Cara Mendapatkan NPK (Nomor Pendidik Kemenag)

Syarat, ketentuan, prosedur, dan cara mendapatkan Nomor Pendidik Kemenag atau NPK. NPK? Nomor apalagi itu? Bagaimana cara memperolehnya? Apa kegunaan dan manfaat NPK? Apa kaitannya antara Simpatika, NUPTK, dan NPK? Masih banyak sederet pertanyaan lain yang menyertai kehadiran NPK.

Wajar. Hal baru memang selalu membuat penasaran, bahkan terkadang kegamangan.

NPK, singkatan dari Nomor Pendidik Kemenag adalah nomor atau kode khusus yang diberikan kepada guru di lingkungan Kementerian Agama. NPK sekaligus menjadi kode identitas bagi guru yang ber-satminkal di lingkungan Kemenag. Kode ini berupa 13 digit angka yang unik (unique key) sehingga antara NPK satu guru tidak akan sama dengan guru lainnya.

Secara singkat dapat dianggap jika NPK adalah semacam kartu NUPTK yang berlaku khusus di lingkungan Kementerian Agama. Proses penerbitannya pun melalui layanan Simpatika yang merupakan 'Padamu-Negeri-nya' Kemenag.

Fungsi dan Tujuan Penerbitan NPK


Layaknya NUPTK, NPK menjadi identitas bagi pendidik di lingkungan kemenag. Juga berfungsi sebagai salah satu instrumen pengendalian dan monitoring dinamika data pendidik. Yang tujuannya guna mendukung program pengembangan mutu pendidik di lingkungan Kementerian Agama.

Ah, bikin ribet.

Gak usah galau. Justru kehadiran NPK sebagai salah satu terobosan Kementerian Agama melalui sistem pendataan Simpatika. Yang jika harus tetap keukuh (ngotot) dengan NUPTK, akan semakin ribet!

Sehingga ke depan, berbagai program peningkatan mutu, termasuk peningkatan kesejahteraan, guru di kalangan Kemenag tidak lagi harus menggunakan NUPTK. Penjaringan peserta PLPG, Inpassing, pencairan tunjangan profesi, dan lain sejenisnya cukup menggunakan NPK.

NPK Kemenag


Syarat dan Cara Mendapatkan NPK


Lalu bagaimana cara dan syarat untuk memperoleh Nomor Pendidik Kemenag?

Semua pendidik di lingkungan Kementerian Agama dapat memperoleh NPK. Tentunya dengan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan.

NPK atau Nomor Pendidik Kemenag akan diberikan secara langsung (otomatis) dan melalui proses pengajuan.

Pendidik Kemenag yang otomatis mendapatkan NPK adalah :

  1. Pendidik PNS
  2. Pendidik Non-PNS yang telah memiliki NUPTK
Pendidik yang belum memiliki NUPTK bagaimana?

Pendidik yang belum memiliki NUPTK dapat mengajukan diri untuk memperoleh NPK. Golongan pendidik ini dapat mengajukan diri dengan syarat:
  1. Telah memiliki PegID bintang 4 di layanan Simpatika.
  2. Memiliki kualifikasi pendidikan minimal D4/S1.
  3. Telah mengajar di satminkal pada madrsah/RA di naungan Kementerian Agama sekurang-kurangnya 2 tahun.
  4. Memiliki riwayat mengajar 4 semester secara berurutan dalam dua tahun terakhir.

UPDATE 4 FEBRUARI 2016
PegID yang telah memenuhi syarat sebagaimana di atas, (berdasarkan pantauan penulis) NPK -nya langsung muncul secara otomatis tanpa perlu melakukan pengajuan.

Bagaimana Cara Mengajukannya?


Pengajuan dan penerbitan NPK melalui layanan Simpatika.

Bagi PNS dan guru Non-PNS, NPK akan diterbitkan otomatis (tanpa ajuan manual) melalui sistem layanan Simpatika. Tanpa perlu melakukan apa-apa, kedua golongan pendidik ini akan langsung muncul Nomor Pendidik Kemenag (NPK) -nya di layanan Simpatika pada akun pribadi masing-masing.

Silakan login ke Simpatika akun pribadi PTK untuk mengecek NPK sudah terbit atau belum. Namun tunggu setelah layanan Simpatika dibuka kembali mulai Februari mendatang. Kalau belum muncul juga, tunggu aja, dipastikan semester ini, kok!

Bagaimana bagi pendidik yang belum memiliki NUPTK dan hanya punya PegID?

Pada semester ini akan ada beberapa fitur baru di layanan Simpatika. Salah satunya adalah Ajuan NPK. Fitur ini akan otomatis muncul bagi pendidik-pendidik yang memenuhi persyaratan sebagaimana tersebut di atas.

Karena itu sangat penting bagi setiap PTK untuk mengecek akun PTK masing-masing di layanan Simpatika. Pastikan data-data yang dimuat telah sesuai dan lengkap. Data yang tidak benar dapat mengakibatkan tidak munculnya fitur pengajuan NPK.

Sebagai contoh, seorang pendidik telah lulus S1. Namun data di Simpatika pada portofolio riwayat pendidikan baru tertulis lulus SMA. Maka bisa dipastikan fitur pengajuan NPK pendidik tersebut tidak akan muncul.

Jika terdapat data yang belum benar, silakan lakukan prosedur perubahan data portofolio. Kemudian cetak Surat Pengajuan Perubahan Data (S12) yang diajukan ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota sehingga diterbitkan Surat Persetujuan Perubahan Data (S13).

Prosedur dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mendaftar NPK bagi guru PegID akan diulas dalam artikel berikutnya.

Jika Belum Punya PegID, Bisakan Memperoleh NPK?


Bagi pendidik yang telah memenuhi persyaratan (sebagaimana tersebut di atas), namun belum memiliki PegID, atau sudah terdaftar di layanan Simpatika namun statusnya belum bintang 4, tentu tidak bisa mengajukan NPK. 

Untuk bisa mendapatkan NPK, pendidik yang belum memiliki PegID harus terlebih dahulu mendaftar di layanan Simpatika. Kemudian menyelesaikan tahapan proses verval di akun Simpatika tersebut hingga mencapai bintang 4.

Bagi PTK Belum Aktif


Jika pada semester kemarin, PTK lupa tidak melakukan pengaktifan diri (hingga mencetak kartu) di layanan Simpatika sehingga status pada riwayat vervalnya masih "Belum Aktif", dengan sangat terpaksa tidak dapat mengajukan NPK.

Karena sebagaimana tersebut di atas, salah satu syarat memperoleh NPK adalah "memiliki riwayat mengajar 4 semester secara berurutan dalam dua tahun terakhir".

Lalu Bagaimana Nasib NUPTK?


NUPTK tetap berlaku. Karena NPK hanya berlaku di lingkungan Kementerian Agama. Dan bagi yang belum memiliki tetap bisa mengajukannya ke Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tentunya sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Ditjen GTK.


Read more

Thursday, January 21, 2016

Cara Login dan Logout di Layanan Simpatika

Bagi PTK, Operator Madrasah, dan Kepala Madrasah yang telah lama menggunakan layanan Simpatika, mungkin soal cara login dan logout di layanan Simpatika hanya perkara yang remeh. Bahkan sangat lucu untuk ditanyakan.

Namun bagi guru yang sebelumnya belum pernah bersentuhan dengan layanan Simpatika, cara login dan logout pada layanan Simpatika bisa jadi sesuatu yang membingungkan.

Memangnya ada guru yang belum pernah bersentuhan dengan layanan Simpatika? Padahal setiap PTK harus mengelola akun pribadi masing-masing di Simpatika.

Bisa jadi ada.

Selama ini mereka lebih mengandalkan operator madrasah untuk menyelesaikan berbagai tahapan dan proses verval yang ada di Simpatika maupun Padamu Negeri. Sehingga nyaris Sang PTK, tidak pernah bersentuhan dengan Simpatika. Tahu-tahu, beres.

Jangankan cara untuk login dan logout. NUPTK dan Siap ID miliknya saja tidak tahu.

Macam Akun di Simpatika


Di layanan Simpatika (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama) terdapat beberapa jenis akun dengan fungsi dan kewenangan masing-masing. Jenis akun tersebut adalah:

  1. Akun Pribadi PTK
    Akun Pribadi PTK adalah akun milik masing-masing PTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) yang berfungsi untuk mengelola verval masing-masing PTK yang bersangkutan.
  2. Akun Madrasah / Operator Madrasah
    Akun Madrasah / Operator adalah akun Simpatika yang berfungsi untuk mengelola administrasi madrasah (sarana prasarana, siswa, hingga jadwal mengajar), menyetujui guru baru, menyetujui mutasi guru, hingga mereset password akun PTK yang lupa di naungan madrasah tersebut. Akun Madrasah otomatis melekat pada akun pribadi Kepala Madrasah dan Operator Madrasah (jika ditambahkan oleh Kepala Madrasah).
  3. Akun Institusi Madrasah
    Akun Institusi Madrasah adalah akun yang berfungsi untuk menambah dan memblokir operator madrasah di madrasah tersebut.
  4. Akun Admin tingkat Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag, dan Ditjen Pendidikan Islam
    Akun admin tingkat Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag, dan Ditjen Pendidikan Islam adalah akun-akun operator atau admin di masing-masing tingkatan tersebut dengan kewenangan dan tugas masing-masing.


Bagaimana Cara Login di Layanan Simpatika 


Simak dulu video tutorial berikut ini




Untuk login ke layanan Simpatika, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Buka situs Simpatika di alamat simpatika.kemenag.go.id
  2. Klik menu "LOGIN" di pojok kanan atas halaman
  3. Klik menu "LOGIN PTK/ADMIN"
    Langkah 1 s.d. 3 dapat digantikan dengan langsung mengetikkan alamat "paspor.siap-online.com/cas/login"
  4. Masukkan Email, Siap ID, atau NUPTK yang punyai beserta dengan passwordnya, kemudian klik "Masuk"
  5. Masuk ke halaman Dasbor PTK. Pilih menu Layanan Simpatika. Terdapat beberapa menu sesuai dengan fungsi masing-masing, yaitu:
    1. PTK (otomatis ada bagi setiap PTK)
    2. Sekolah (otomatis bagi Kepala Madrasah dan PTK yang diangkat menjadi operator madrasah oleh kepala madrasah)
    3. Mapenda (bagi yang bertugas menjadi admin tingkat Kabupaten/Kota)
    4. Kanwil dll (sesuai tugasnya)
  6. Pilih menu sesuai dengan yang diperlukan.
    1. Jika PTK ingin melakukan pengelolaan data pribadi PTK maka silakan memilih menu PTK pada dasbor ini.
    2. Jika ingin mengelola data/administrasi madrasah dan PTK se-madrasah pilih menu Sekolah.

Menu Pada Masing-masing Jenis Akun


Pada masing-masing jenis akun Simpatika terdapat menu-menu yang berbeda, seperti:
  1. Pada akun pribadi PTK terdapat menu:
    1. Portofolio, yang meliputi Biodata, Keluarga, Pendidikan, Karir, Diklat dan Sertifikasi, Pengawas Pembina, dan cetak Portofolio.
    2. Administrasi, meliputi: Keaktifan Diri, Mutasi, Alih Fungsi, Verval NUPTK, NUPTK Baru, Sekolah Non Induk, Riwayat Mengajar Guru Agama, Verval NRG, dan Verval Inpassing.
    3. UKG, meliputi : Info UKG
    4. PPCKS
    5. Kurikulum
    Tampilan Akun PTK Simpatika
    Tampilan Akun PTK Simpatika
  2. Pada Menu akun madrasah, terdapat menu:
    1. Sekolah, meliputi: Sekilas, Profil, Kurikulum, Kelas, Jadwal, Penilaian, Absensi, sarana & Prasarana, Info Pengurus, dan Kelola Grup Admin.
    2. Pendidik dan tenaga kependidikan, meliputi: Sekilas, Direktori PTK, Registrasi PTK, Verval NUPTK, PTK Non Aktif, Pengawas Madrasah, dan Laporan
    3. Siswa dan Alumni, meliputi: Sekilas, Siswa, Alumni, dan Mutasi
    4. Publikasi dan Dokumentasi
    5. EDS
    6. Program Dinas
    7. Panduan
    Tampilan Akun Madrasah Simpatika
    Tampilan Akun Madrasah Simpatika

Berpindah Antar Akun Simpatika


Kecuali pada jenis akun institusi, setiap PTK dengan satu Siap ID/NUPTK/Email, dapat berpindah-pindah ke jenis akun lainnya tanpa harus logout terlebih dahulu.

Semisal pertama membuka jenis akun pribadi PTK, kemudian berpindah ke jenis akun madrasah. Untuk berpindah tersebut tidak perlu logout.

Caranya cukup dengan mengklik bujur sangkar berwarna kelabu (Dasbor Layanan) yang berada di pojok kiri atas halaman. Setelah mengklik gambar tersebut, halaman akan kembali ke halaman Dasbor Layanan yang di sana akan terdapat pilihan jenis akun yang ingin digunakan. Tinggal memilih sebagai PTK, Sekolah, atau Admin Mapenda (Kabupaten/Kota), dan lainnya.


Berpindah Akun Simpatika
Tombol untuk berpindah antar jenis akun Simpatika

Terkecuali saat ingin masuk ke Akun Institusi.

Untuk login ke akun institusi harus menggunakan Siap ID atau NPSN yang biasanya terdiri atas delapan angka.

Cara Logout Layanan Simpatika


Untuk logout atau keluar bagaimana?

Jika harus logout caranya cukup gampang. Klik saja tombol logout yang berupa lingkaran (berwarna abu-abu yang diklik akan berubah merah) di pojok paling kanan atas.

Kiranya cukup itu pembahasan mengenai cara login dan logout di layanan Simpatika. Ada pertanyaan atau permasalahan terkait dengan login dan logout, silakan tinggalkan komentar di bagian bawah artikel ini.




Read more

Jika Simpatika Semester Lalu Tidak Dikerjakan Bisakah Dikerjakan Sekarang?

Sebuah pertanyaan sederhana tapi cukup menggelitik, jika Simpatika di semester yang lalu tidak dikerjakan apakah bisa dikerjakan di semester ini?

Alkisah, pada semester sebelumnya Sang PTK tidak sempat melakukan keaktifan diri dan mencetak kartu PTK hingga berakhirnya masa verval Simpatika semester tersebut. Hasilnya riwayat verval PTK tersebut di semester (katakanlah, Tahun Pelajaran 2015/2016 Semester 1) berstatus "Belum Aktif". Hal ini ditandai dengan status bintang yang masih berwarna ungu, belum hijau. Padahal periode verval Tahun Pelajaran 2015/2016 Semester 1 sudah berakhir.

Apakah bisa PTK tersebut mengedit status keaktifan pada Tahun Pelajaran 2015/2016 Semester 1 yang semula "Belum Aktif" menjadi "Aktif" di Tahun Pelajaran 2015/2016 Semester 2 ini? Merubah bintang yang semula berwarna ungu menjadi hijau.

Ataukah ada solusi atau alternatif untuk melakukan hal tersebut?

Kejadian seperti ini tampaknya sangat banyak terjadi. Ini mengingat proses perpindahan dari layanan Padamu Negeri yang semula dikelola oleh Diknas menjadi layanan Simpatika yang dikelola secara mandiri oleh Kemenag. Proses ini diawali dengan rumor-rumor yang membingungkan dan ketidakjelasan. Pun ditambah dengan telatnya sosialisasi yang dilakukan oleh Kementerian Agama. Belum lagi jika ditambah dengan keterbatasan akses informasi dan jaringan internet di berbagai daerah di Indonesia. Alhasil, tidak sedikit PTK yang gagal mengaktifkan riwayat vervalnya di layanan Simpatika pada Tahun Pelajaran 2015/2016 Semester 1.

Akun Simpatika Belum Aktif
Contoh salah satu akun Simpatika dengan status verval belum aktif


Kembali ke pertanyaan, bisakah?

Ternyata jawabnya, tidak bisa! Riwayat verval PTK yang pada semester sebelumnya belum sempat diaktifkan tidak bisa diaktifkan di semester berikutnya. Artinya jika pada semester sebelumnya (katakanlah, Tahun Pelajaran 2015/2016 Semester 1) terlanjur "Belum Aktif" maka status itu akan tetap "Belum Aktif" dan tidak bisa dirubah.

Pada semester berikutnya (katakanlah, Tahun Pelajaran 2015/2016 Semester 2) PTK tersebut hanya bisa mengaktifkan riwayat verval Semester 2. Sedangkan riwayat verval semester 1 tetap akan tertulis "Belum Aktif".

Jika tidak bisa, adakah solusi dan alternatif lain?

Jawabnya masih sama, tidak ada! Jika sudah terlanjur tidak melakukan pengaktifan diri (mengaktifkan diri dan cetak kartu PTK), maka terima sajalah status verval di semester tersebut tetap tertulis "Belum Aktif". Artinya oleh sistem, PTK tersebut dianggap tidak mengajar selama satu semester.

Pada semester berikutnya, jangan sampai terulang. Lakukan pengaktifan diri (dan cetak kartu), serta program-program Simpatika lainnya sesuai dengan jadwal dan batas waktu yang ditentukan. Jika pada semester berikutnya masih juga "Belum Aktif" (tidak aktif selama dua semester), akun PTK tersebut akan dinonaktifkan oleh sistem.

Riwayat Verval Simpatika Belum Aktif
Beberapa akun Simpatika yang status vervalnya belum aktif ditandai dengan bintang berwarna ungu


Dan jika akun Simpatika (termasuk NUPTK) terlanjur dinonaktifkan karena selama dua semester tidak melakukan pengaktifan diri, maka dibutuhkan proses dan tahapan yang lumayan panjang untuk mengaktifkannya kembali.

Sewaktu layanan masih bernama Padamu Negeri, untuk mengaktifkan kembali akun NUPTK yang telah mati harus melalui Admin Padamu di tingkat LPMP. Dengan hirarki yang hampir sama, akun Simpatika yang telah mati, hanya bisa diaktifkan lagi oleh Admin Simpatika di tingkat Kanwil. Tentunya, sebelumnya harus melewati verifikasi dan rekomendasi oleh Admin Simpatika di tingkat Kabupaten/Kota.

Jika Simpatika semester yang lalu tidak dikerjakan, terima sajalah status verval "Belum Aktif"
Read more

Wednesday, January 20, 2016

Cara Mengisi Riwayat Inpassing di Simpatika

Cara mengisi riwayat Inpassing di layanan Simpatika. Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor DJ.I.I/2/HM.01/64/2016 tertanggal 14 januari 2016. Surat ini menyiratkan akan dimulainya kembali program inpassing guru madrasah di lingkungan Kemenag.

Dalam salah satu pointnya, Surat Edaran tersebut menyebutkan bahwa guru agar segera melakukan update riwayat inpassing secara mandiri di layanan Simpatika. Tentunya pengisian riwayat inpassing ini hanya berlaku pada guru-guru madrasah yang telah memiliki SK Pengangkatan Inpassing.

Inpassing sendiri adalah proses penyetaraan kepangkatan, golongan, dan jabatan fungsional guru Bukan PNS (GBPNS) dengan kepangkatan, golongan, dan jabatan guru PNS. Inpassing bertujuan untuk tertib administrasi, pemetaan guru dan kepastian pemberian tunjangan yang menjadi hak mereka

Lalu bagaimana cara update, edit, ataupun mengisi riwayat inpassing di layanan Simpatika?

Prosedur Pengisian Riwayat Inpassing


Pengisian riwayat inpassing dilakukan secara mandiri oleh PTK pemilik SK Inpassing di layanan Simpatika pada akun PTK masing-masing. Setelah melaukan pengisian, update, ataupun edit riwayat inpassing, PTK mencetak S12.

S12 hasil pengisian riwayat inpassing disetorkan ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota. Admin Tingkat Kabupaten akan melakukan verifikasi dan validasi. Setelah benar, Admin Tingkat Kabupaten akan menyetujui riwayat inpassing tersebut dengana menerbitkan S13.

Dengan terbitnya S13, perubahan pada riwayat inpassing akan tercatat di sistem Simpatika secara permanen. Sebaliknya, jika PTK tidak menyerahkan S12 atau Admin tingkat Kabupaten tidak menyetujui perubahan riwayat tersebut maka, riwayat inpassing tidak tercatat di sistem.

Video Tutorial Mengisi Riwayat Inpassing


cara pengisian dan update riwayat inpassing melalui akun PTK di layanan Simpatika masing-masing dapat disimak melalui video tutorial berikut ini.

Untuk memutar video, klik tombol putar (play) berupa segitiga putih di tengah video di bawah ini. Jika terlalu cepat, lakukan pause dengan mengklik video atau tombol pause di pojok kiri bawah.



Jika masih bingung dengan video tutorial tersebut, baca ulasan singkat di bawah ini.

Cara Mengisi Riwayat Inpassing


Secara garis besar, untuk melakukan pengisian data riwayat Inpassing adalah sebagai berikut:

  1. Login ke situs simpatika.kemenag.go.id dengan menggunakan akun masing-masing. ID bisa menggunakan NUPTK/PegID, Siap ID, ataupun email alternatif yang telah didaftarkan.
  2. Pada dasbor layanan, pilih Layanan Simpatika menu PTK.
  3. Setelah masuk ke akun Simpatika, pilih salah satu menu Pendidikan, Karir, atau Diklat dan Sertifikasi.
  4. Pilih menu "Riwayat Pegawai"
  5. Klik tanda tambah atau plus (+) di sebelah kanan pada bagian Riwayat INPASSING
  6. Mengisi Riwayat Inpassing
  7. Muncul jendela (kotak) Tambah Riwayat Inpassing. Isi kolom yang tersedia sesuai dengan SK Inpassing yang diterima, meliputi:
    1. Jenis Riwayat adalah golongan atau kepangkatan yang didapat sesuai dengan SK Inpassing. Pilihannya mulai dari Juru Muda (Ia) hingga Pembina Utama (IVe).
    2. Nomor Surat Pengangkatan yang tertera di SK Inpassing
    3. Tanggal mulai tugas
  8. Klik Tambahkan. Data riwayat Inpassing akan tertera di akun PTK. Tampilan ini belum permanen karena hanya terdapat di akun PTK yang bersangkutan saja dan belum tercatat di dalam sistem Simpatika.
  9. Riwayat Inpassing
  10. Cetak S12 dengan cara mengklik tulisan "Jadikan Permanen" di kotak kuning pada bagian atas layar.
  11. Setelah S12 tercetak, tandatangani dan kirimkan ke Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota untuk diverifikasi dan validasi. S12 dilampiri dengan foto copy SK Pengangkatan Inpassing.
  12. Setelah Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota menyetujui, keluarlah form S13. Ini berarti pengisian riwayat Inpassing telah tercatat di dalam sistem Simpatika.
Untuk mengetahui riwayat Inpassing telah disetujui oleh Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota dan tercatat secara permanen di sistem Simpatika dapat diketahui berdasarkan terbitnya S13. Jika telah menerima S13 berarti riwayat telah tercatat. Atau bisa juga dicek di akun PTK masing-masing. Jika kotak kuning di bagian atas layar yang bertuliskan "Cetak ulang surat pengajuan" dan "Batal Jadikan Permanen" telah hilang berarti telah disetujui oleh Admin Simpatika tingkat Kabupaten/Kota.

Setelah Mengisi Riwayat Inpassing, Sudah Selesai?


Setelah proses dan tahapan pengisian (update) riwayat Impassing selesai, dengan diterimanya form S13, apakah sudah selesai?

Tunggu dulu!

Masih ada yang namanya VERVAL INPASSING. Verval Inpassing? Makanan apalagi itu?

Untuk memverifikasi dan memvalidasi SK Inpassing yang sudah beredar, Kementerian Agama melakukan Verval Inpassing melalui layanan Simpatika. Tujuan utamanya dari verval ini adalah sebagai verifikasi dan validasi keaslian dan keabsahan SK Inpassing yang dipunyai setiap PTK. Siapa tahu ada yang memiliki SK Inpassing palsu, alias tidak terdaftar di database Kementerian Agama.

Proses dan prosedur verval Inpassing akan mirip dengan verval NRG yang pernah dilakukan di Tahun pelajaran 2014/2015 silam.

Syarat untuk mengikuti verval Inpassing ini antara lain:

  1. Memiliki SK Inpassing (dibutuhkan file scan berwarna dan foto copy SK Inpassing)
  2. Telah mengisi Riwayat Impassing di layanan Simpatika seperti dijelaskan dalam artikel ini.
  3. Mengisi Verval Inpassing di layanan Simpatika pada akun PTK pribadi masing-masing sesuai dengan prosedur dan tata cara yang telah ditetapkan.
  4. Memantau hasil atau status verval Inpassing (setelah melakukan verval) di layanan Simpatika pada akun PTK masing-masing.

Prosedurnya bagaimana?

Sabar. Karena fitur Verval Inpassing baru akan dirilis pada awal bulan Februari 2016, prosedur dan tutorial verval Inpassing akan dijelaskan dalam artikel tersendiri yang insa Allah akan diterbitkan setelah fitur tersebut aktif.

Demikian cara mengisi riwayat inpassing pada layanan Simpatika. Jika menemui kendala atau permasalahan dapat menuliskan pertanyaan di kolom komentar di bawah artikel ini.



Read more